Searc this blog

Senin, 28 Januari 2013

KOROSI

Mungkin anda semua tahu masalah yang sering menyerang benda-benda logam adalah korosi (orang awam mengenal dengan sebutan karatan). Apakah anda tahu apa penyebab dari korosi itu sendiri ?? Sebagian dari anda mungkin telah mengetahuinya, namun apa salahnya saya berbagi sedikit pengetahuan mengenai korosi. Korosi merupakan kerusakan atau degradasi logam akibat reaksi redoks antara suatu logam dengan berbagai zat dilingkungannya yang menghasilkan senyawa-senyawa yang tidak dikehendaki.
 

Pada peristiwa korosi, logam mengalami oksidasi, sedangkan oksigen (udara) mengalami reduksi. Korosi logam umumnya adalah berupa oksida atau karbonat.
Korosi berdasarkan permukaan yang diserang
¨  Korosi permukaan : terjadi secara umum pada permukaan
¨  Korosi galvanik : ini terjadi bila dua logam bersinggungan  dalam lingkungan korosif maka terjadi  aliran elektron  karena adanya beda potensial. sehingga logam yang lebih korosif akan terkorosi.
¨  Korosi celah (Crevice Corrosion) yang terjadi  pada suatu bagian  yang sempit  diantara dua logam  yang merupakan celah  di mana terdapat cairan yang diam.
¨  Korosi sumur ( itting corrosion): Korosi yang sangat ekstrim  dari korosi yang terlokalisir korosi ini berupa lubang lubang kecil  pada permukaan logam.
¨  Korosi batas butir (intergranular corrosion)
¨  Korosi  tegangan (stress corrosion): Korosi yang terjadi akibat adanya tegangan sisa dalam logam akibat pengerjaan mekanik.
¨  Korosi ( selectif corrosion ) Adalah peristiwa  keluarnya salah satu  elemen  dan logam paduannya  karena proses korosi. contoh  keluarnya Zn  dari paduan kuningan .
¨  Korosi erosi( erosion corrosion)
Korosi menurut tempat terjadinya
¨  Korosi pada temperatur tinggi ( turbin, Propeller,boiler)
¨  Korosi pada temperatur rendah (pipa air )
¨  Korosi  yang terjadi pada lingkungan kering
¨  Korosi  yang terjadi  pada lingkungan basah

Terdapat dua penyebab korosi, yaitu :
¨  Korosi kimia :Logam akan berkarat karena suatu proses yang dapat dikatakan sebagai proses kimia yang sederhana.Oksigen yang terapat pada atmosfer dapat bergabung dengan logam  logam membentuk lapisan oksida  pada permukaannya. apabila lapisan  ini lepas. proses oksodasi  dapat dilanjutkan  dan logam secara perlahan – lahan  berkarat.
¨  Korosi elektrolit : Korosi elektrolit pada dasarnya adalah  korosi kimia juga. walaupun sedekit lebih kompleks .
Cara Pencegahan Korosi
a.    Proses paduan
Baja tanpa campuran  dapat dilumerkan bersama  dengan krom, nikel , atau gabungan dari logam tersebut. Dengan  penambahan itu kristal – kristal  memperoleh sifat tertentu  yang membuat lebih tahan korosi, Hal lain  yang menyebabkan  tahan korosi  yaitu terdapat struktur  yang seragam  pada logam. Apabila struktur  terdiri dari  kristal – kristal  dalam komposisi  yang sama maka  tidak akan terdapat  aksi elektrolit diantaranya.
b.    Pelapisan permukaan
 Pemunculan korosi  dapat dicegah  dengan menerapkan  suatu lapisan    
 penutup,lapisan penutup ini  terdiri dari berbagai bahan  dan dapat dilapisi dengan berbagai cara. Jenis lapisan  penutup dibagi dua
a.    Lapisan penutup bukan logam seperti: cat, minyak dan gemuk, bitumen, lapisan plastik, email, fosfat, oksida,
Lapisan Penutup       logam, seperti, penyepuhan, pekerjaan skoper, galvanisasi, serardisasi, pelindungan katodis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Translate this !!

English Chinese Spain Germany Arabian Korean France Japanese Italian Russian Portugies

Popular Post

Kolom Tutorial